
Jika melihat desain eksterior Orlando, mengusung DNA yang sama dengan produk Chevrolet sebelumnya, seperti Captiva, Cruze, dan Spark, yang sudah diluncurkan sebelumnya. Pihak GM menyatakan, unit ini dikembangkan dari konsep mobil keluarga yang mengombinasikan kepraktisan 7-tempat duduk, fleksibilitas interior, dan desain crossover.
Orlando diproduksi menggunakan platform sedan Cruze. Pabrikan akan menawarkan tiga pilihan mesin, masing-masing berkapasitas 1,8 liter bensin dan dua tipe diesel 2,0 liter. Perbedaan tenaga yang dihasilkan, yakni 141 dk, 131 dk, dan 163 dk.
Di Benua Biru, unit ini bakal menjadi kunci sukses penerus penjualan Chevrolet. Wayne Brannon, Presiden Direktur Chevrolet Eropa, mengatakan, "Kami yakin kehadiran Orlando tak cuma menawarkan nilai uang (value for money) lebih di segmen MPV, tapi juga sesuatu yang segar. Produk ini mampu mendongkrak penjualan unit di Eropa," tambah Wayne dalam pernyataan resminya yang diterima Kompas.com, hari ini.
Layaknya mobil 7-penumpang, Orlando memiliki tiga baris jok bergaya bioskop. Desain interior menerapkan konsep hallmark dual kokpit dengan ambians cahaya kebiruan di konsol utama. Posisi jok bisa dilipat dalam beberapa konfigurasi menciptakan ruang bagasi lebih besar. Mobil ini juga dilengkapi oleh berbagai titik tempat penyimpanan, layaknya kebutuhan sebuah mobil keluarga.
Di Eropa, produksi penuh akan dimulai pada Oktober mendatang dan penjualan bakal dimulai awal tahun depan. Rencananya, Orlando juga menjadi produk global yang dipasarkan ke belahan negara di dunia. Apa termasuk Indonesia? Kita nantikan bersama-sama.




