Amazing Winner
Wajah semangat dan ceria di tunjukan oleh para pemenang Amazing Race To Thailand pada periode pertama ini. Kenapa tidak? pasalanya para pemeng yang beruntung ini merasa tidak menduga sebelumnya bahwa mereka akan menjadi pemenang undian Amazing Race to Thailand pada periode ini.

Merupakan hal yang baru bagi para pemenang untuk dapat berlibur ke Thailand secara gratis. Sempat ragu atas kebenaran pemberitahuan mengenai penunjukan sebagai pemenang yang beruntung pada waktu itu, namun para pemenang mengaku percaya setelah melihat pengumuman di website kaca film Spectrum.

Amazing Trip
Tanggal 21 September 2015, merupakan tanggal yang tidak dapat dilupakan oleh pemenang Amazing Race to Thailand yang beruntung. Karena pada hari itu pemenang diberangkatkan ke Thailand bersama perwakilan dari Agni Sentral Motor sebagai Sole Distributor kaca film Spectrum, yakni Bapak Yogi Aditya. Sesuai rencana pada pukul 05.00 WIB, pemenang bertemu dengan Bapak Aditya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, mereka mempersiapkan dokumen dan perlengkapan lainnya sebelum take off dua jam mendatang.

Pukul 07.00, pesawat yang mereka tumpangi pun terbang. Terkesan malu-malu, para pemenang hanya sedikit kata-kata yang terlontar dari mulut mereka untuk sekedar berbincang-bincang.

Setibanya di bandara Suvarnabhumi Bangkok pukul 11.00 waktu Bangkok mereka langsung menunju ke hotel Baiyoke Suit Hotel Bangkok. Tepat pukul 12.00 waktu Bangkok mereka lanjut dengan makan siang dikawasan hotel. 2 jam menjelang mereka check in hotel dengan fasilitas lengkap dan super besar tersebut. Dengan wajah yang tampak kelelahan mereka menyempatkan diri untuk beristirahat. Tidak bayak yang mereka lakukan pada hari pertama ini selain makan siang di Asiatique pada pukul 19.00 waktu Bangkok.

Pagi yang cerah di Bangkok membuat para peserta bersemangat menanti jadwal acara yang akan dilakukan pada hari ini. Pukul 07.00 waktu Bangkok, sehabis makan pagi satu jam sebelumnya, mereka berangkat menuju Dumneon Saduak Floating Market. Di tengah perjalaan mereka berhenti sejenak melihat pembuatan gula Aren di sebuah perkebunan yang luas. “hal seperti ini sebenarnya sudah sering saya lihat di Indonesia, tapi kapan lagi bisa lihat di Thailand” ujar sedikit candaan dari Bapak Adit.

Tanpa membuang banyak waktu, mereka lanjut ke destinasi yang akan mereka datangi berikutnya, yakni Dumneon Saduak Floating Market. Setibanya disana m

membeli dagangan mereka.ereka tampak takjub melihat warga lokal yang melakukan transaksi jual beli bahan keperluan rumah tangga di atas sugai dengan perahu. Seakan tidak ingin kalah dengan warga lokal merekapun mencoba turun ke perahu. Tak mau tertinggal momen mereka pun lantas foto-foto untuk dokumentasi pribadi mereka. Penduduk yang rata-rata adalah lansia tampak ramah menyapa para turis yang tanpa segan-segan

Setelah puas berkeliling mereka lanjut makan siang dan meneruskan jadwal mereka. Pattaya City adalah pemberhentian berikutnya. Berkeliling kota Pattaya adalah cara yang paling tepat untuk menikmati kota ini, mengigat tata kota yang sangat rapih dan sangat banyaknya tempat-tempat yang tidak mungin mereka dapat kunjungi satu-persatu, membuat cara ini adalah cara yang paling tepat. Namun mereka lebih tertarik untuk datang ke wisata lebah “Honey Bee”. Tidak terasa sudah pukul 15.00 waktu Pattaya, merekapun pergi ke IBIS Pattaya Hotel untuk Istirahat.

Tiba di Hotel pukul 16.00 waktu Pattaya, mereka check in dan langsung istirahat. Pukul 19.00 waktu Pattaya mereka makan malam dan persiapan untuk pergi kepertunjukan kabaret. Dengan antusias mereka menyaksikan aksi para pementas diatas panggung, dan sempat menjadi pertanyaan para peserta mengenai gender dari para pementas itu.
Apapun dan siapapun mereka aksi panggung mereka sangat bagus, terlihat rapih dan telihat mereka sudah sangat matang mempersiapkan pementasan tersebut, “AMAZING…” satu kata yang terlontar dari Bapak Adit pada malam itu.

Setelah pementasan selesai merekapun coffee break sejenak untuk menikmati malam di Pattaya. Mereka kembali ke Hotel Pada pukul 21.00 untuk istirahat dan mempersiapkan diri untuk destinasi berikutnya besok harinya.

Pagi pun menjelang, rasa penasaran para peserta sudah terihat saat sarapan di pagi harinya. Pada hari ini Bapak Adit akan membawa para pemenang ke sebuah tempat yang dapat mensilaukan mata, yakni Gems Gallery. Kenapa Menyilaukan mata karena tempat ini banyak dipajang kerjainan batu-batu permata khas Thailand. Berbagai ukuran, warna dan bentuk membuat para peserta takjub. Tanpa ragu mereka berkeliling untuk sekedar melihat-lihat batu-batu tesebut. Setelah lelah berkeliling, merekapun pergi makan siang di bangkok dan dilanjutkan jalan menuju bandara Suvarnabhumi untuk persiapan pulang ke Indonesia. Seakan tidak sabar menceritakan tentang suasana di Thailand beberapa dari mereka terlihat sedang telepon kerabat mereka di Indonesia menceritakan uniknya suasana di Thailand.

Pukul 03.00 waktu Bangkok peseawat yang mereka tumpangi tanpa ragu terbang menuju Jakarta. Sesampainya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pukul 19.00 wib mereka yang dijemput langsung dengan kerabat mereka melakukan salam perpisahan dan langung berpisah.

“Suasana seperti ini tidak akan mudah telupakan oleh para peserta dan saya sendiri”, ujar Bapak Adit kepada penulis. “Mudah-mudahan di periode Kedua akan lebih meriah dari periode yang pertama ini, terima kasih para pemenang dan konsumen lainnya, semoga di lain kesempatan kami bisa berjumpa kembali”, Tambahan kata-kata dari Bapak Adit.

0 Likes
681 Views

Comments are closed.